Fenomena Kemunculan Embun Upas di Dataran Tinggi Dieng

Berita Lingkungan Terkini

Jakarta – Fenomena embun beku atau embun upas kembali muncul di kawasan Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dalam beberapa hari terakhir. Kemunculan fenomena khas musim kemarau ini mulai terlihat sejak awal pekan seiring menurunnya suhu udara pada malam hingga pagi hari.

Sekretaris Desa Dieng Kulon, Sabar Alfarisi, mengatakan embun beku telah muncul selama kurang lebih tiga hari terakhir dan tersebar di sejumlah area terbuka di Dieng. Fenomena tersebut menjadi daya tarik wisata yang selalu dinantikan pengunjung setiap musim kemarau.

“Kurang lebih sudah tiga hari terakhir embun beku mulai muncul di Dieng. Sebarannya terlihat di sekitar kawasan Candi Arjuna dan beberapa area terbuka lainnya,” kata Sabar Alfarisi, Kamis (11/6/2026).

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Goeroeh Tjiptanto, menjelaskan embun upas tahun ini dipicu oleh kondisi cuaca yang sangat kering. Berdasarkan data BMKG, curah hujan di kawasan Dieng pada periode 6-9 Juni 2026 tercatat 0 milimeter, disertai langit cerah tanpa tutupan awan pada malam hingga pagi hari.

“Curah hujan nol milimeter menunjukkan atmosfer berada dalam kondisi sangat kering. Selain itu, langit cenderung cerah tanpa awan pada malam hingga pagi hari,” ujar Goeroeh. Kondisi tersebut menyebabkan pelepasan panas dari permukaan bumi berlangsung lebih cepat sehingga suhu udara turun drastis dan memicu terbentuknya kristal es tipis di permukaan rumput maupun tanaman (Bayu Nanda).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *