IKN Klaim Gunakan Listrik PLTS 50 MW demi Wujudkan Smart Forest City

Energi Terkini

Jakarta – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan proyek pembangunan ibu kota baru tetap berlanjut di tengah kritik terkait risiko deforestasi dan ketergantungan energi fosil. Pemerintah menyebut pasokan listrik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) kini didukung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN berkapasitas 50 Megawatt (MW) guna mendukung konsep kota hutan pintar atau smart forest city.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan pembangunan IKN tidak dilakukan dengan merusak ekosistem hutan secara masif. Pernyataan itu disampaikan dalam Seminar Nasional Public Nations 2026 di Universitas Mulawarman, Sabtu (23/5/2026), di hadapan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur.

“Tidak benar kalau ada yang bilang IKN mangkrak. Dan, hari ini saya juga tegaskan bahwa tidak benar kalau IKN merusak hutan,” ujar Troy. Ia menjelaskan bangunan di kawasan KIPP telah menggunakan pasokan listrik dari PLTS IKN sebagai bagian dari target net zero emission (NZE).

Selain itu, Otorita IKN mengklaim terus menjalankan program penanaman kembali vegetasi lokal dan reboisasi lahan bekas tambang serta perkebunan monokultur dengan pohon endemik Kalimantan guna mengembalikan fungsi hutan hujan tropis di kawasan tersebut. (Bayu Nanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *