Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten melakukan pemantauan kualitas udara pascaledakan pabrik kimia di Cilegon. Pemeriksaan dilakukan setelah warga mengeluhkan munculnya asap putih dan bau menyengat dari kawasan industri.
Tim laboratorium DLHK diterjunkan untuk mengambil sampel udara dan memastikan tidak ada paparan gas beracun yang membahayakan masyarakat sekitar. Pemantauan sempat terkendala hujan dan kondisi lapangan, namun proses pengawasan tetap dilanjutkan.
“DLHK Provinsi Banten telah menghadirkan tim laboratorium lingkungan untuk melaksanakan pemantauan dan pengambilan sampel lingkungan,” ujar Kepala DLHK Banten Wawan Gunawan dalam keterangannya, Selasa (26/5).
Ledakan sebelumnya terjadi di area PT Merak Chemical Indonesia pada Senin (25/5). Warga sekitar mengaku mencium bau seperti ban terbakar setelah suara ledakan terdengar dari area pabrik.

