Gelombang Laut Pengaruhi Es Antarktika

Perubahan Iklim Terkini

Jakarta – Studi terbaru yang dipimpin peneliti Australia menemukan sekitar 16 persen es laut di Antarktika dipengaruhi oleh gelombang besar dari Samudra Selatan. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications itu diumumkan melalui Australian Antarctic Program Partnership (AAPP) pada Kamis (28/5).

Penelitian yang dipimpin ilmuwan dari University of Tasmania tersebut menggunakan teknik radar satelit untuk mengukur ketinggian gelombang yang memasuki es laut Antarktika selama periode 2013 hingga 2024. Data diperoleh dari satelit Prancis-India yang diluncurkan pada 2013 untuk mengamati dampak gelombang terhadap es laut secara lebih akurat.

Penulis utama studi, Alex Fraser, mengatakan pendekatan baru ini berbeda dari metode sebelumnya yang hanya mendefinisikan Zona Es Marjinal berdasarkan konsentrasi es. “Kami menggunakan definisi yang sesuai dengan standar World Meteorological Organization, yakni wilayah es laut yang secara langsung dipengaruhi oleh gelombang dan ombak dari laut lepas,” ujar Fraser.

Hasil penelitian menunjukkan Zona Es Marjinal yang terdampak gelombang membentuk cincin selebar 35 hingga 180 kilometer di sekitar es laut Antarktika. Para peneliti menilai pemahaman yang lebih baik mengenai interaksi antara gelombang dan es laut sangat penting untuk menjelaskan penurunan signifikan luas es laut Antarktika sejak 2016 serta mendukung perencanaan ekspedisi ilmiah Australia ke Antarktika Timur pada 2028.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *