Masyarakat Rentan Sulit Mengakses Dana Iklim

NUSA DUA, BALI, BERITALINGKUNGAN.COM — Wakil Direktur Eksekutif Aksi! for justice Risma Umar meminta semua proyek-proyek yang mengatasnamakan iklim untuk dihentikan, karena hal itu justru meningkatkan krisis ekologi, krisis iklim dan pelanggaran HAM berat. “Stop proyek-proyek mengatasnamakan iklim karena telah menjauhkan komunitas untuk mendapatkan kembali pemulihan ekonominya,” ungkapnya. Hal itu berkaitan dengan arsitektur pendanaan global […]

Continue Reading

Adaptasi Iklim Berbasis Lokal

NUSA DUA-BALI, BERITALINGKUNGAN.COM – Pendiri Yayasan Pembangunan Sosial Ekonomi Larantuka (Yaspensel) Mama Loretha menjelaskan bahwa perubahan iklim yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah merugikan masyarakat. Menurutnya, dampak buruk mulai dirasakan pada tahun 2011. “Apa yang kami lihat dan alami di 2011 adalah yang paling nyata di tanaman perkebunan. Coklat busuk buah, harga kopra […]

Continue Reading

ECEWG C20 Suarakan Aksi Mitigasi, Adaptasi, dan Akses Energi di C20 Summit

NUSA DUA, BERITALINGKUNGAN.COM — Koordinator Kelompok Kerja C20 yang membidangi Lingkungan, Keadilan Iklim dan Transisi Energi (ECEWG) Lisa Wijayani menjelaskan bahwa kelompoknya memiliki sejumlah isu prioritas yang akan diusung pada KTT G20 yang akan berlangsung di Bali pada medio November 2022. Saat menghadiri Civil 20 (C20) Summit 2022 di Hilton Bali Resort pada 5 Oktober […]

Continue Reading

Akses Energi, Teknologi dan Pembiayaan Bagian Penting Pembahasan G20

NUSA DUA, BERITALINGKUNGAN.COM — Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Yudo Dwinanda Priaadi menjelaskan bahwa G20 telah sepakat akan tiga hal, yaitu energy access, technology and financing, sebagai bagian penting dari pembahasan G20 nantinya. Hal ini disampaikan Yudo saat menghadiri parallel event yang digagas Environment, Climate and Energy Transition Working Group pada C20 Summit […]

Continue Reading

YKAN Kenalkan Misi Lestari Untuk Lestarikan Keanekaragaman Biota Laut

JAKARTA, BERITALINGKUNGAN.COM – Laut Indonesia menjadi rumah bagi terumbu karang, mangrove, dan beragam lamun (seagrass) dengan luasan terbesar di dunia, serta mampu menyerap 25% emisi karbon secara global. Sementara itu, ekosistem pesisirnya melindungi aset dan infrastruktur vital di pesisir dari ancaman ombak besar dan angin kencang, serta menjadi tumpuan penghidupan bagi 60% penduduk Indonesia yang […]

Continue Reading

Indonesia Sebaiknya Stop Gunakan Batu Bara, Berkaca Dari India

JAKARTA, BERITALINGKUNGAN.COM – Rancangan rencana ketenagalistrikan nasional (National Electricity Plan/NEP) India menunjukkan adanya peningkatan solar dan penurunan kapasitas PLTU batu bara di 2030. PLTU batu bara dalam bauran pembangkit listrik di India akan menurun menjadi 50% pada tahun 2030 dibandingkan dengan kontribusi saat ini sebesar 70%. Koordinator Nasional Publish What You Pay (PWYP) Indonesia Aryanto […]

Continue Reading

Pembiayaan Berkelanjutan Solusi Transisi Energi

CIREBON, BERITALINGKUNGAN.COM — Rico Nurmansyah dari Perkumpulan Prakarsa memastikan bahwa emisi karbon menyebabkan perubahan iklim. Hal itu sudah terjadi dan dampaknya tidak hanya terhadap udara dan air, namun juga sumber pangan. “Untuk itu kita perlu beralih dari yang sebelumnya ekonomi bersifat business as usual atau ekonomi destruktif menuju ekonomi hijau atau ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap […]

Continue Reading

Jangan Lupakan Keadilan Antargenerasi!

CIREBON, BERITALINGKUNGAN.COM –Perwakilan Koalisi Rakyat Bersihkan Cirebon Raya (Karbon) Dinda menjelaskan bahwa fly ash dan bottom ash (FABA) sangat berdampak buruk terhadap lingkungan dan manusia. FABA merupakan partikel halus sisa hasil pembakaran batu bara. “Abu yang naik dan terbang disebut fly ash sedangkan yang tidak naik disebut bottom ash,” terangnya. Selain berasal dari proses pembakaran […]

Continue Reading

PLTU Datang, Nelayan Pinggiran Terpinggirkan

CIREBON, BERITALINGKUNGAN.COM — Perwakilan Komunitas Rakyat Penyelamat Lingkungan (Rapel) Riky Sonia menjelaskan bahwa sebelum ada PLTU di Cirebon, kebanyakan warga berprofesi sebagai nelayan pinggiran. “Mayoritas masyarakat, khususnya Desa Kanci Kulon adalah nelayan pinggiran,” ujarnya. Nelayan pinggiran, menurut Riky, sebagai korban PLTU yang perlu diperhatikan, karena keberadaan mereka tidak diakui oleh pemerintah. Selama ini, pemerintah kerap […]

Continue Reading

Sarjum Alih Profesi Pasca Hadirnya PLTU Cirebon

CIREBON, BERITALINGKUNGAN.COM — Warga terdampak PLTU Cirebon mengeluhkan buruknya kondisi lingkungan pasca hadirnya PLTU di lingkungan tempat tinggalnya. Salah satunya dialami oleh Sarjum. Sarjum terpaksa berganti profesi demi menghidupi keluarganya. Ia rela melakukan apa saja asalkan halal, termasuk menjadi kuli bangunan. “Saya juga ganti profesi. Karena saya dulunya mencari ikan, sekarang sudah tidak ada pendapatan. […]

Continue Reading