Jakarta – Filter rokok dinilai menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan terbesar karena menghasilkan limbah plastik yang sulit terurai dan berpotensi mencemari ekosistem. Temuan tersebut disampaikan sejumlah peneliti kesehatan dan lingkungan dalam kajian yang dipublikasikan pada Rabu (3/6/2026).
Profesor Madya Kesehatan Masyarakat Imperial College London, Filippos Filippidis mengatakan filter rokok termasuk sampah plastik yang paling banyak berserakan di dunia. Limbah tersebut dapat menumpuk dalam jangka waktu lama, tertelan biota laut, serta melepaskan zat beracun seperti nikotin ke lingkungan sekitar.
“Selain dampak kesehatan langsungnya, produk tembakau dan nikotin juga merusak lingkungan melalui limbah, polusi, dan emisi,” ujar Filippos Filippidis. Ia juga menegaskan tidak ada bukti bahwa limbah filter rokok dapat didaur ulang secara aman dan efektif.
Para peneliti menilai pelarangan filter rokok menjadi salah satu langkah yang perlu dipertimbangkan untuk mengurangi beban pencemaran lingkungan. Mereka juga mendorong negara-negara menerapkan keputusan Konferensi Para Pihak ke-11 (COP11) WHO Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) yang mengatur komponen produk tembakau yang berpotensi merusak lingkungan. (Bayu Nanda)

