BRWA Soroti Lambatnya Pengakuan Wilayah Adat di Indonesia
Jakarta – Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) menyebut pengakuan hukum terhadap wilayah adat di Indonesia masih berjalan lambat meski masyarakat adat telah memetakan dan meregistrasi lebih dari 36,4 juta hektare wilayah adat hingga Maret 2026. Dalam siaran pers yang dirilis pada Sabtu (28/6/2026), BRWA menilai percepatan pengakuan wilayah adat menjadi langkah penting untuk melindungi hak […]
Continue Reading
