Peneliti Temukan Perubahan Darah Akibat CO2

Berita Lingkungan Terkini

Jakarta – Peningkatan kadar karbon dioksida (CO2) di atmosfer diduga mulai memengaruhi tubuh manusia. Penelitian peneliti The Kids Research Institute Australia, Curtin University, dan ANU menemukan perubahan kimia darah seiring naiknya kadar CO2. Analisis terhadap sekitar 7.000 orang di Amerika Serikat selama 1999-2020 menunjukkan kadar bikarbonat serum meningkat 7 persen, sementara kalsium dan fosfor menurun, Senin (25/8).

Peneliti Alexander Larcombe mengatakan, “Yang kita lihat adalah pergeseran bertahap dalam kimia darah yang mencerminkan peningkatan karbon dioksida di atmosfer.” Meski belum membuktikan hubungan sebab-akibat, penelitian ini menunjukkan tubuh manusia mungkin mengalami penyesuaian terhadap perubahan atmosfer. Larcombe memperingatkan kadar bikarbonat dapat mendekati batas atas kisaran sehat dalam 50 tahun jika tren berlanjut. Para peneliti menilai peningkatan CO2 perlu dipertimbangkan sebagai risiko kesehatan jangka panjang dan mendorong pemantauan atmosfer serta penanda biologis (Bayu Nanda).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *