BMKG Waspadai Dampak Siklon Jangmi

Perubahan Iklim Terkini

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan siklon tropis Jangmi di Laut Filipina utara Papua berpotensi meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (29/5/2026). Sistem tersebut diprediksi membentuk daerah perlambatan dan pertemuan angin yang memicu pertumbuhan awan hujan di kawasan Indonesia bagian utara.

BMKG menyebut kondisi tersebut dipengaruhi kombinasi siklon tropis Jangmi, sirkulasi siklonik di sekitar Laut Cina Selatan hingga Kepulauan Natuna, serta aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial. “Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya,” tulis BMKG dalam keterangannya.

BMKG memperkirakan hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Jawa Barat, sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua pada periode 29 Mei–4 Juni 2026. Hujan lebat juga diperkirakan dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di beberapa daerah.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, pohon tumbang, hingga sambaran petir akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diminta membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan lebat disertai angin kencang dan petir. (Bayu Nanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *