Inovasi Tanaman Tangguh, Metode Baru Mengukur Akar Tanpa Gali

Berita Lingkungan News Pertanian Terkini

Tanaman Jagung, salah satu jenis tamaman bisa digunakan untuk mengindentifikasi tanaman yang berakar dalam, metode ini juga bisa digunakan jenis tamanan lainnya yang berakar dalam. Foto : Universitas Penn State.

JAKARTA, BERITALINGKUNGAN.COM– Saat perubahan iklim semakin memperburuk kondisi kekeringan global, yang menghambat produksi tanaman, penelitian untuk menemukan cara menangkap dan menyimpan karbon atmosfer yang menjadi penyebab fenomena tersebut semakin intensif.

Para peneliti dari Universitas Penn State telah berhasil mengembangkan alat teknologi tinggi yang baru, yang berpotensi membawa perubahan besar dalam kemampuan tanaman untuk bertahan dari kekeringan, mendapatkan nitrogen, dan menyimpan karbon lebih dalam di dalam tanah.

Dalam sebuah temuan yang baru-baru ini dipublikasikan di jurnal ilmiah Crop Science, peneliti menjelaskan sebuah proses di mana kedalaman akar tanaman dapat diestimasi secara akurat dengan melakukan pemindaian pada daun menggunakan spektroskopi fluoresensi sinar-X. Proses ini memungkinkan deteksi unsur kimia dalam daun, dan dengan demikian, mengakui bahwa akar menyerap unsur-unsur tersebut seiring dengan kedalaman yang dicapai. Ada korelasi yang jelas antara unsur kimia dalam daun dan kedalaman akar.

Teknologi baru ini menjadi perhatian utama dalam aplikasi paten sementara oleh Universitas Penn State, karena memiliki potensi untuk mempercepat proses pemuliaan tanaman. Menurut Jonathan Lynch, seorang profesor terkemuka ilmu tanaman di College of Agricultural Sciences, “Kemampuan untuk mengukur kedalaman akar tanaman tanpa perlu menggali mereka merupakan teknologi yang akan mengubah permainan.”katanya seperti dikutip Beritalingkungan.com dari ENN.com (20/3/2024).

Meskipun metode ini dikembangkan menggunakan jagung sebagai contoh, para peneliti menegaskan bahwa metode ini dapat diterapkan pada semua jenis tanaman. Mereka mengatakan bahwa temuan ini memberikan peluang baru untuk penelitian dan pengembangan pertanian yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Detailnya baca bisa dibaca di link ini Penn State

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *