20.03.2010 21:31 WIB - ENERGI | oleh: Marwan Azis
Yuk Dukung EART Hour Hemat Listrik
Dua tim Earth Hour Yogjakarta mensosialisaikan Earth Hour 2010 di Malioboro, beberapa waktu lalu. Foto : Dok Earth Hour Indonesia.
Jakarta, BERLING – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama World Wildlife Fund (WWF) Indonesia kembali akan melaksanakan aksi global Earth Hour 2010 di Jakarta pada Sabtu 27 Maret mendatang yang dipercaya bisa menekan penggunaan listrik 150 Megawatt.
Menurut informasi panitia yang dimuat laman earthhour.wwf.or.id, dari aksi pemadaman lampu selama satu jam diharapkan dapat menghemat daya listrik sekitar tiga kali lipat atau 150 Megawatt (MW) dari pencapaian tahun 2009 yang dapat menurunkan daya listrik sebesar 50 MW selama satu jam.
Pelaksanaan aksi global Earth Hour 2010 melalui pemadaman lampu selama satu jam pada pukul 20.30-21.30 akan dilakukan serentak di sejumlah tempat di Jakarta. Diantaranya akan mematikan lima ikon di DKI Jakarta, yakni Bunderan Hotel Indonesia dan air mancurnya, Monas dan air mancur menarinya, Gedung Balaikota DKI, Patung Pemuda, dan air mancur Patung Arjuna Wiwaha.
Untuk mendukung gerakan ini, Pemda DKI akan mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada sekitar 700 pengelola gedung bertingkat di seluruh wilayah DKI Jakarta untuk turut berpartisipasi dalam aksi global Earth Hour, termasuk seluruh Walikota dan fronliners pemerintahan daerah, yaitu kecamatan dan kelurahan, agar mengajak masyarakat turut mematikan lampu selama satu jam secara serentak pada 27 Maret 2010.
Tidak hanya itu, mereka juga mengajak pengusaha swasta turut memadamkan lampu kantor selama satu jam.
Untuk tahun ini, diprediksi akan terjadi penambahan penghematan energi listrik pada aksi Earth Hour 2010, yaitu sebanyak 2 atau tiga kali lipat dari tahun lalu, atau antara 100 hingga 150 MW khusus di DKI Jakarta.
Tak hanya di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo selaku Duta Earth Hour akan mengajak seluruh pemimpin provinsi dan 300 kota di Indonesia turut melaksanakan aksi pemadaman lampu selama satu jam secara serentak.
Gerakan Earth Hour ini pertama kali dilakukan pada tahun 2007, kegiatan Earth Hour dimulai pertama kalinya di kota Sydney, Australia, sebanyak 2,2 juta penduduk turut memadamkan lampu.
Pada tahun 2008 sebanyak 50 juta orang dari puluhan kota dan negara turut dalam aksi ini. Kemudian meningkat pada tahun 2009 yaitu sebanyak 1 miliar orang turut serta dalam aksi global penyelamatan bumi.
Untuk tahun 2010, menurut Ketua Badan Pembina WWF Indonesia, Pia Alisjahbana, Earth Hour 2010 menargetkan akan menjangkau lebih 1 miliar orang di 5.000 kota di dunia turut mematikan lampunya dan mengurangi energi listrik. Hingga saat ini, baru 1.882 kota di 110 negara telah menyatakan komitmen partisipasi Earth Hour 2010. Yuk kita dukung gerakan ini dengan cara mematikan lampu selama satu jam secara serentak pada 27 Maret 2010. (Marwan).
Komentar
27.03.2010 06:14:51 WIB | thomas kristo :
saya akan dukung, mari teman-teman mulai dari yang kecil dan sederhana tetapi akan membawa dampak yang luar biasa, bukan hanya untuk keluargamu, bukan pula untuk negaramu tetapi untuk dunia.




